Kamis, 19 Februari 2009

Asal Muasal Majalah KERIS

Ketika edisi perdana Keris, Majalah Khasanah Budaya Nusantara( selanjutnya disingkat Keris) diterbitkan. Majalah Keris seolah memasuki ranah tak berujung, disatu pihak: keris adalah tosan aji, warisan budaya dengan multi tafsir. Dilain pihak keris juga dipandang benda yang bertuah dan keramat, adalah sebuah realita yang hidup ditengah masyarakat Indonesia.

Namun ketika UNESCO pada tanggal 25 Nov 2005 menetapkan keris sebagai warisan budaya internasional, Maka pilihan redaksi menjadi mantap, akan mengisi MAJALAH KERIS dengan mengajak pembaca sekalian menapaki koridor2 budaya dan masuk kedalam gerbangnya yang luas.
Redaksi akan sedapat mungkin menjauh dari hal hal yang tidak rasional. Bukan karena redaksi mengingkari realitas yang ada dimasyarakat, tapi redaksi memilih suatu wilayah yang terang, suatu horizon budaya yang luas menghampar, dan pembaca akan redaksi ajak berinteraksi dalam realitas yang lebih terukur, yakni melestarikan budaya bangsa yang, kini, juga diakui dunia- melalui UNESCO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar